Home Wisata Alam 22 Air Terjun Di Jogja Yang Paling Bagus Dan Indah

22 Air Terjun Di Jogja Yang Paling Bagus Dan Indah

38
0
SHARE

Wisata Air Terjun Di Jogja – Yogyakarta atau Jogja ternyata punya aneka wisata air terjun yang eksotis. Gak percaya? Ini dia wisata air terjun di Jogja yang keren, indah, dan cantik. Wisata alam Jogja memang sungguh mempesona, termasuk air wisata terjun-nya.

Tak sekedar indah, berkunjung ke air terjun di Jogja ternyata juga membuat kita jadi lebih rileks, tenang dan begitu bersemangat. Yuk, simak dan catet 22 air terjun di Yogyakarta berikut.

Daftar Air Terjun Di Jogja Yang Paling Bagus Dan Indah

Kabupaten Gunung Kidul

1. Air Terjun Sri Gethuk

Air-Terjun-Sri-Gethuk
Air Terjun Sri Gethuk (Foto : jejakadventure.info)

Kita awali wisata air terjun di Jogja dengan menyusuri kabupaten Gunungkidul. Disini banyak sekali air terjun Jogja yang cantik dan indah, salah satunya adalah Air Terjun Sri Gethuk yang terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.

Air terjun ini termasuk tempat wisata alam di Jogja yang paling bagus dan populer dikalangan wisatawan. Bahkan sempat dijadikan tempat syuting salah satu film Hollywood berjudul Beyond Skyline.

Uniknya, air terjun Jogja yang berada di tepi Sungai Oyo ini tidak langsung jatuh dan bermuara ke sungai, melainkan jatuh dan mengalir di bebatuan karst sekitar sungai terlebih dahulu sehingga terlihat lebih cantik.

Untuk bisa sampai ke spot air terjun ini, kita bisa berjalan kaki atau menaiki perahu rakit sederhana dengan menyusuri Sungai Oyo. Untuk menuju ke sana pun cukup mudah karena sudah banyak petunjuk jalan sampai ke lokasi.

2. Air Terjun Banyunibo, Patuk

Air Terjun Banyunibo
Air Terjun Banyunibo (Foto : kanaljogja.com)

Air terjun ini terletak di Dusun Batur, Desa Putat, Patuk, Gunungkidul. Asal-usul penamaan air terjun ini sangat sederhana, berasal dari 2 kata dalam bahasa Jawa yaitu banyu yang berarti air dan nibo yang artinya jatuh. Jalan setapak yang dibuat warga sekitar akan menghantarkan kita untuk sampai ke spot air terjun ini dengan mudah.

Panorama persawahan akan terlihat ketika kita hampir sampai. Dari kejauhan wisata air terjun di Jogja ini tidak begitu terlihat karena terhalang oleh batu-batu besar. Menurut warga sekitar batu-batu besar tersebut merupakan tebing dari air terjun Banyunibo yang runtuh akibat gempa bumi 2006 silam.

3. Curug Indah Gedangsari (Curug Indah Tegalrejo)

Curug-Indah-Tegalrejo
Curug Indah Tegalrejo (Foto : spadepicnic.wordpress.com)

Wisata air terjun di Jogja ini terletak di paling timur Yogyakarta, tepatnya di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dalam kawasan Curug Indah Gedangsari ini mempunyai dua buah air terjun, namun air terjun yang paling atas lebih populer dikalangan pengunjung. Selain indah, air yang jatuh dari tebingnya terpencar menjadi tiga bagian.

Ada dua cara untuk bisa sampai di air terjun paling atas, yaitu melintasi jalan setapak hutan jati atau menyusuri sungai. Biasanya pengunjung memilih jalan kaki menyusuri sungai menuju air terjun dan kembali ke lokasi parkir melintasi hutan. Rute menuju Curug Indah Gedangsari ini dari Jogja lebih mudah lewat Klaten.

4. Curug Nglarangan

Curug-Nglarangan
Curug Nglarangan (Foto : jogja.mblusuk.com)

Masih di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Yogyakarta, selain Curug Indah Tegalrejo atau yang dikenal dengan Curug Indah Gedangsari, ternyata masih ada Curug Nglarangan yang terpisah jarak tidak begitu jauh.

Wisata air terjun di Jogja yang satu ini ada dua tingkat. Curug yang paling bawah membentuk lubuk, sedangkan curug paling atas membentuk alur perosotan.

Berhubung lokasinya lumayan terpencil maka butuh perjuangan untuk sampai ke curug ini. Objek wisata ini juga belum dikelola dengan optimal. Jadi jangan harap akan ada banyak pengunjung yang lain. Kalau ada pun mereka biasanya termasuk dalam kategori pecinta wisata extrim dan menantang.

Berkunjung ke Curung Nglarangan memberi kesan istimewa bagi yang berhasil. Ternyata banyak pengunjung yang punya niat ke tempat ini tapi gagal. Mereka biasanya salah ambil jalan sehingga menemukan curug yang lain.

Sangat disarankan ketika memasuki wilayah Gedangsari agar tak ragu bertanya pada masyarakat setempat. Tujuannya agar ditemukan jalur trekking yang paling baik. Jangan sampai mendapat jalur yang rutenya cukup susah dan menyesatkan.

5. Curug Gede

Curug Gede
Curug Gede (Foto : twitter.com)

Wisata air terjun di Jogja yang ini lokasinya benar-benar mblusuk, di tengah lembah dan dikelilingi bukit dengan kondisi hutan yang masih baik. Curug dengan ketinggian sekitar 30 meter ini menjadi batas wilayah antara Gunungkidul dan Sleman. Untuk sampai ke dasar curug, butuh perjuangan. Kita harus berjalan kaki menuruni bukit dengan kondisi jalan yang cukup menantang.

Mengunjungi curug ini saat musim hujan menjadi nilai tambah karena di musim penghujan air yang mengalir sangat deras, embun dari air terjun pun berterbangan ke segala arah. Sebagai bonus, pemandangan dan sensasi melewati jembatan gantung tertinggi di Jogja pun dapat dirasakan.

Lokasinya berdekatan dengan Gunung Api Purba Nglanggeran, sehingga jika mengunjungi Gunung Nglanggeran bisa sekalian mampir mengunjungi tempat ini.

Baca Juga : 15 Wisata Pantai Jogja Yang Wajib Dikunjungi

6. Air Terjun Jurug Lengkongsari

Air Terjun Jurug Lengkongsari
Air Terjun Jurug Lengkongsari (Foto : ridiculoustravel.wordpress.com)

Air Terjun Jurug Lengkongsari dibuka oleh warga setempat pada 2014 lalu, sehingga masih tergolong baru dan asing di kalangan wisatawan. Air terjun ini terletak di dekat Pos Polisi perempatan Patuk tepatnya di Desa Wisata Jurug Taman Sari, Desa Semoyo, Patuk, Gunungkidul. Istimewanya, air terjun ini merupakan air terjun kembar yang jatuh ke dalam kedung Lengkongsari yang kedalamannya mencapai 7 meter.

Kedung ini menjadi favorit wisatawan lokal yang datang untuk berenang dan bermain air. Bagi yang tidak bisa berenang, tak perlu gusar, sewa saja ban pelampung yang disediakan pengelola.

Bila biasanya mengunjungi air terjun itu lebih baik ketika musim penghujan, lain halnya dengan Jurug Lengkongsari. Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah pada musim kemarau, ketika air kedungnya cukup jernih menghijau.

7. Air Terjun Pantai Jogan

Pantai-Jogan
Pantai Jogan (Foto : turquezzavariedade.blogspot.com)

Wisata air terjun di Jogja ini sangat unik karena ia bermuara langsung di lautan. Air terjun yang diapit dua bukit karst ini terletak di Desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Namun sayang, air terjun ini hanya bisa dilihat saat musim hujan atau musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau saja.

Pada saat musim kemarau mata air dari air terjun ini debitnya perlahan-lahan berkurang dan dipakai oleh warga setempat untuk memenuhi kebutuhan air mereka. Selain unik, Air Terjun Pantai Jogjan ini juga letaknya berdekatan dengan Pantai Siung dan Nglambor, wisatawan bisa sekaligus mengunjungi pantai tersebut setelah mengunjungi air terjun Pantai Jogan.

8. Luweng Sampang

Luweng Sampang
Luweng Sampang (Foto : ridiculoustravel.wordpress.com)

Formasi batuan yang unik di sekitarnya inilah yang menjadikan Luweng Sampang populer beberapa tahun terakhir. Batuan yang berbentuk luweng dan menjadi tempat jatuhnya air tersebut sekilas mirip dengan batuan The Wave Rock, Arizona, Amerika Serikat.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Luweng Sampang adalah ketika musim hujan karena debit airnya cukup deras. Namun, ketika memasuki musim kemarau debitnya perlahan-lahan berkurang.

Luweng Sampang terletak di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Walau letaknya di Gunungkidul, untuk ke sini dari kota Jogja lebih baik lewat Klaten.

9. Air Terjun Kedung Kandang

Air Terjun Kedung Kandang
Air Terjun Kedung Kandang (Foto : tentanggk.com)

Satu lagi wisata air terjun di Jogja yang indah dan cantik yaitu Air Terjun Kedung Kandang yang berada di kawasan Gunung Butak, Dusun Nglanggeran, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Dengan biaya masuk 10 ribu dua orang dan satu motor parkir, Anda bisa masuk ke air terjun Kedung Kandang dan Talang Purba, dua tempat sekaligus.

Untuk menuju air terjun Kedung Kandang Anda perlu tracking jalan kaki melewati sawah-sawah sekitar 800 meter, akses jalannya pun mudah, sudah ada papan petunjuk.

Meskipun belum dikelola secara resmi oleh pengelola wisata akan tetapi wisata air terjun Jogja ini sudah cukup dikenal oleh para pecinta wisata alam. Air terjun Kedung Kandang merupakan air terjun setinggi kurang lebih 25 meter yang memiliki keunikan berupa kontur yang bertingkat-tingkat.

Tipe air terjun yang jarang ditemui inilah yang membuat banyak orang penasaran dengan air terjun yang terletak di sebelah selatan kaki bukit Gunung Api Purba Nglanggeran ini. Tak hanya menyuguhkan pemandangan air terjun yang unik, wisatawan yang datang ke Kedung Kandang juga akan dapat menikmati pemandangan bentang alam di sekitar lokasi berupa perbukitan dan lembah dengan area persawahan yang asri.

Air terjun ini adalah air terjun musiman yang hanya dialiri air saat musim penghujan saja. Saat musim kemarau tiba, saat debit air sungai Bendo menyusut, air terjun ini juga akan ikut mengering.

Oleh karena itu, untuk dapat melihat keindahan air terjun Kedung Kandang, pengunjung sebaiknya datang ke lokasi air terjun pada saat musim penghujan. Yakni antara bulan Desember hingga bulan April, karena pada saat itulah debit air sungai Bendo yang mengaliri air terjun Kedung Kandang cukup banyak.

Wisata Air Terjun Di Jogja (Kabupaten Kulonprogo)

10. Air Terjun Setawing (Air Terjun Jonggrangan)

Air-Terjun-Setawing
Air Terjun Setawing (Foto : paketwisatajogja75.com)

Air yang mengalir perlahan menjadi ciri khas air terjun cantik ini. Tak hanya itu, keberadaan taman di sekitarnya yang sengaja dibuat oleh Pokdarwis setempat semakin membuatnya mempesona.

Air terjun yang juga disebut sebagai Air Terjun Jonggrangan ini terletak di Dusun Jonggrangan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

Baca juga : 15 Candi Di Jogja Yang Paling Cantik Dan Keren

11. Air Terjun Grojogan Sewu

Air Terjun Grojogan Sewu
Air Terjun Grojogan Sewu (Foto : idtempatwisata.com)

Nama wisata air terjun di Jogja yang satu ini memang seperti air terjun yang ada di Jawa Tengah, tapi bukan air terjun itu yang dimaksud. Air Terjun Grojogan Sewu ini terletak di Kabupaten Kulonprogo, tepatnya di Dusun Beteng, Jatimulyo, Girimulyo, Yogyakarta. Banyaknya aliran air yang melewati jeram dan jatuh langsung ke sungai membuatnya dinamakan demikian.

Airnya yang jernih sekalipun pada musim hujan membuat air terjun ini banyak diminati wisatawan. Selain itu, pohon-pohon rindang dari hutan sekitarnya membuat lokasi ini tetap teduh dan sejuk.

Rute untuk menuju ke sana cukup mudah karena di sekitar pasar Jonggrangan sudah ada papan petunjuk jalan yang mengarahkan wisatawan menuju ke sana.

12. Air Terjun Grojogan Mudal

Air Terjun Grojogan Mudal
Air Terjun Grojogan Mudal (Foto : catatannobi.com)

Dinamakan Grojogan Mudal karena airnya berasal dari sumber air Mudal. Sumber air tersebut keluar melalui mulut goa yang berada di tebing yang berdekatan dengan lokasi air terjun ini. Air Terjun Grojogan Mudal mempunyai 4 tingkatan yang letaknya saling berdekatan.

Tebing yang dialiri arus sungai ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan air. Sementara itu, tanah di sekitar air terjunnya merupakan tanah merah, sehingga tak heran bila air terjun ini terlihat unik dan berbeda dari air terjun lain yang ada di Jogja ketika dilihat dari atas. Grojogan Mudal terletak di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo.

13. Air Terjun Kembang Soka

Air-Terjun-Kembang-Soka
Air Terjun Kembang Soka (Foto : yogyes.com)

Air Terjun Kembang Soka letaknya di Dusun Gunung Kelir, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Air terjun ini tergolong cantik dan unik karena airnya memiliki dua warna, yaitu warna putih dan hijau toska.

Tak hanya airnya saja, bebatuan di sekitar air terjun ini pun memiliki dua warna berbeda, batuan dasar sungainya berwarna kuning dan batuan tebing di sebelah kiri air terjun berwarna merah.

Nama Kembang Soka dipilih warga sebagai nama air terjun ini karena salah satunya sumbernya berasal dari sumber air bawah tanah, tempat banyak pohon kembang soka tumbuh di sekitarnya.

Tak sulit untuk bisa sampai ke wisata air terjun di Jogja yang satu ini karena di sekitar pasar Jonggrangan sudah ada papan petunjuk jalan yang mengarahkan wisatawan menuju ke sana.

14. Air Terjun Kedung Pedut

Air Terjun Kedung Pedut
Air Terjun Kedung Pedut (Foto : titik0jogja.blogspot.com)

Untuk menuju ke wisata air terjun di Jogja yang satu ini, Anda harus melakukan perjuangan berjalan kaki menuruni lereng bukit dan melewati hutan masyarakat. Namun semua itu akan terbayar tuntas dengan kecantikan dan keunikan air terjun Kedung Pedut ini.

Warna airnya yang hijau toska sukses memanjakan mata. Karena diapit oleh dua tebing tinggi, pengelola membuat jembatan dari bambu sebagai jalan untuk dapat melihat air terjun dari depan. Terdapat juga kolam alami yang bisa digunakan untuk berenang.

Di sekitar kolam alami tersebut, bangku-bangku dari bambu sengaja dibuat sehingga ketika lelah bermain air, siapa pun dapat bersantai dan beristirahat di sana. Air Terjun Kedung Pedut terletak di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Gilimulyo, Kulonprogo dan berdekatan dengan air terjun Kembang Soka, sehingga rute menuju ke sana pun hampir sama.

15. Curug Sidoharjo (Air Terjun Sidoharjo)

Curug Sidoharjo
Curug Sidoharjo (Foto : piknikasik.com)

Wisata air terjun di Jogja yang satu ini terletak di desa Sidoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Air terjun ini termasuk salah satu tempat wisata alam di Jogja yang belum terjamah dan termasuk baru.

Air terjun ini mempunyai ketinggian 75 meter dengan tingkat kemiringan 90 derajat sehingga air yang jatuh tidak terhalang apapun. ketika sedang musim hujan, pemandangan menjadi semakin indah karena debit air banyak.

Baca Juga : 37 Tempat Wisata Terindah Dan Hits Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

16. Air Terjun Grojogan Watu Jonggol

Curug-Watu-Jonggol
Curug Watu Jonggol atau Grojogan Watu Jonggol (Foto : ibnunsrdn.blogspot.com)

Air Terjun Grojogan Watu Jonggol terletak sekitar 42 km dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Dusun Nglinggo Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Waktu tempuhnya kira-kira 1,5 – 2 jam perjalanan dari Yogyakarta.

Wisata air terjun di Jogja ini mungkin sekilas sama dengan air terjun lainnya, hanya saja bentuk dari Air Terjun Grojogan Watu Jonggol sedikit tidak lazim karena kanan kirinya ditumbuhi oleh pohon yang lumayan lebat.

Selain itu, air terjunnya tergolong deras dan debit airnya cukup tinggi walaupun tidak sedang hujan dan langsung mengalir ke sungai yang ada dibawahnya.

Disini, anda juga dapat merasakan air yang lumayan dingin dan segar sekaligus dikelilingi oleh batu dengan tumbuhan hijau disekitarnya. Hal ini semakin mempermanis dan mempercantik suasana di sekitar air terjun karena kondisinya yang masih sangat alami.

Namun, anda harus tetap berhati-hati saat menuruni bebatuan karena disini banyak sekali batu-batuan besar dan tergolong sempit bila anda berniat untuk menyusuri aliran air terjunnya.

Wisata Air Terjun Di Jogja (Kabupaten Bantul)

17. Air Terjun Goa Selarong

Air Terjun Goa Selarong
Air Terjun Goa Selarong (Foto : twitter.com)

Mengunjungi wisata air terjun di Jogja sekaligus belajar sejarah bisa dilakukan saat berkunjung ke Goa Selarong. Goa Selarong merupakan saksi bisu perjuangan Pangeran Diponegoro melawan penjajahan Belanda setelah rumahnya di Tegalrejo dibakar. Tak hanya goa, ternyata terdapat air terjun pula di sini.

Untuk menikmati Air Terjun Goa Selarong lebih baik datang saat musim penghujan karena saat memasuki musim kemarau debit airnya perlahan-lahan berkurang. Air terjun ini cukup indah untuk dinikmati, ditambah lagi suasana Goa Selarong yang asri, bisa menjadi pilihan untuk melepas kepenatan.

18. Air Terjun Jurang Pulosari

Air-Terjun-Jurang-Pulosari
Air Terjun Jurang Pulosari (Foto : telusurindonesia.com)

Salah satu air terjun yang sedang populer di kalangan warga Bantul, Jogja dan sekitarnya adalah Air Terjun Jurang Pulosari. Selain lokasinya tak jauh dari Kota Jogja, air terjun ini memiliki kolam alami yang berwarna hijau sehingga pengunjung bisa bermain air di sini.

Dari penamaannya sudah bisa diketahui kalau letak air terjun ini ada di bawah jurang, tapi tak perlu khawatir karena pihak pengelola sudah membuat jalan setapak untuk pengunjung sehingga dapat mencapai lokasi dengan mudah. Yuk, sempatkan berkunjung ke wisata air terjun di Jogja yang cantik ini.

19. Air Terjun Parangtritis

Air Terjun Parangtritis
Air Terjun Parangtritis (Foto : travelingcow.com)

Siapa yang tak kenal dengan Pantai Parangtritis? Pantai yang begitu populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara ini tidak hanya mempunyai panorama dan spot menikmati senja yang indah saja, tapi ternyata juga mempunyai air terjun.

Meskipun demikian, wisata air terjun di Jogja ini hanya bisa dilihat dan dinikmati ketika musim hujan saja. Memasuki musim kemarau, debit air berangsur-angsur berkurang, lalu hilang. Lokasi air terjun ini masih dalam satu wilayah Pantai Parangtritis, tepatnya di bukit yang menjulang tinggi di sebelah barat pantai.

20. Curug Banyunibo Bantul

Curug Banyunibo Bantul
Curug Banyunibo Bantul (Foto : jogja.mblusuk.com)

Tidak hanya Gunungkidul, Bantul juga punya Curug Banyunibo yang lokasinya dekat dengan Hutan Pinus Mangunan. Air Terjun Banyunibo terletak di desa Muntuk kecamatan Dlingo Bantul.

Air Terjun Banyunibo tidak begitu tinggi, tapi batu-batu yang dialiri air membuat Air Terjun Banyunibo memiliki kekhasan tersendiri dari air terjun lainnya.

Wisata air terjun di Jogja yang satu ini belum banyak diketahui wisatawan bahkan sebagian warga Jogja sendiri belum banyak yang tahu bahwa di daerah Mangunan Dlingo yang terkenal dengan kebun buah dan hutan pinusnya ada sebuah air terjun yang indah. Tak heran jika air terjun ini termasuk salah satu tempat wisata alam di Jogja yang jarang dikunjungi dan belum terjamah.

Wisata Air Terjun Di Jogja (Kabupaten Sleman)

21. Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang

Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang
Air Terjun Tlogo Muncar Kaliurang (Foto : yogyalagi.com)

Air Terjun Tlogo Muncar, atau yang lebih dikenal dengan nama Air Terjun Kaliurang berada di kawasan wisata Kaliurang, Sleman di lereng Gunung Merapi. Wisata air terjun di Jogja ini memiliki ketinggian sekitar 30-45 meter dan berada pada ketinggian 878 m di atas permukaan laut (dpl) dengan suhu antara 20-25 derajat celcius.

Sumber mata air terjun ini berada di lereng Bukit Plawangan. Sayangnya saat musim kemarau biasanya air terjunnya mengalami kekeringan, hal ini dikarenakan debit airnya sangat kecil.

22. Air Terjun Kembar

Air Terjun Kembar
Air Terjun Kembar (Foto : jogja.mblusuk.com)

Mungkin belum banyak orang yang tahu bahwa tidak jauh dari Candi Prambanan ada wisata air terjun di Jogja yang cantik. Air Terjun Kembar namanya, yang terletak di desa Wukirharjo, Prambanan, Sleman. Letak air terjun Kembar ada di pinggir sebuah tanjakan dan harus jalan kaki masuk hutan untuk mencapainya.

Tapi, ketika Anda sudah sampai di tempat Air Terjun Kembar, Anda akan langsung di sambut dengan udara yang segar dan 2 air tejun yang sangat indah.

Mungkin air terjun Kembar ini tidak begitu besar debit airnya tapi yang membuat berbeda dengan air terjun yang lainya adalah ada 2 air terjun yang berdekatan dan memiliki banyak kesamaan seolah-olah seperti orang kembar yang sulit dibedakan.

Bagaimana wisata air terjun di Jogja? Keren dan indah bukan? Jogja memang selalu menyuguhkan aneka wisata alam yang eksotis dan cantik mempesona. Tak heran jika banyak wisatawan yang sulit move-on dari Jogja. Nah, bagi Anda yang punya info air terjun di Jogja yang menarik lainnya bisa berbagi melalui kolom komentar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here