Home » Wisata Alam » 25 Tempat Wisata Alam Di Jogja Dan Sekitarnya Yang Bagus

25 Tempat Wisata Alam Di Jogja Dan Sekitarnya Yang Bagus

Tempat Wisata Alam Di Jogja – Ini dia daftar tempat wisata alam di Jogja dan sekitarnya yang bagus, indah, keren, eksotis, menarik, asyik, dan seru untuk dikunjungi. Wisata Jogja tak hanya menawarkan belanja murah, kuliner, atau pun bangunan sejarah saja. Kota Gudeg ini mempunyai keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Dari mulai pantai, air terjun, gua, gunung, sampai cave tubing yang menantang adrenalin ada semua di Yogyakarta. Tidak percaya? Yuk simak daftar tempat wisata alam di Jogja dan sekitarnya yang wajib dikunjungi berikut. Bahkan mungkin ada yang belum terjamah dan masih jarang dikunjungi.

Rekomendasi Tempat Wisata Alam Di Jogja Dan Sekitarnya Yang Paling Bagus

1. Cave Tubing Gua Pindul

Goa-Pindul-Gunung-Kidul

Goa Pindul Gunung Kidul (Foto : amertaedutravel.com)

Ini dia tempat wisata alam di Jogja yang hits dan naik daun beberapa tahun belakangan ini, Gua Pindul Gunung Kidul. Di objek wisata alam Jogja ini, Anda dapat merasakan sensasi menyusuri sungai di dalam gua menggunakan ban pelampung. Sambil menyusuri gelapnya lorong gua yang berhiaskan stalaktit dan stalagmit yang indah.

Menyusuri sungai menggunakan perahu karet merupakan hal yang biasa, namun jika sungai itu mengalir di dalam gua tentu saja akan menjadi petualangan yang mengasyikkan sekaligus menegangkan.Tak heran, jika Goa Pindul menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi di Jogja.

Gua Pindul, salah satu gua yang merupakan rangkaian dari 7 gua dengan aliran sungai bawah tanah yang ada di Desa Bejiharjo, Karangmojo, menawarkan sensasi petualangan tersebut.

Selama kurang lebih 45 – 60 menit wisatawan akan diajak menyusuri sungai di gelapnya perut bumi sepanjang 300 m menggunakan ban pelampung. Petualangan yang memadukan aktivitas body rafting dan caving ini dikenal dengan istilah cave tubing.

2. Cave Tubing Kalisuci

Cave-Tubing-Kalisuci

Cave Tubing Kalisuci (Foto : travel.detik.com)

Satu lagi wisata alam di Jogja yang menawarkan petualangan cave tubing, yaitu Kalisuci, Semanu, Gunungkidul. Dikenal dengan istilah cave tubing, petualangan ini memadukan aktivitas caving (susur gua) dan body rafting.

Dengan membayar retibusi sebesar 5 ribu dan paket cave tubing sebesar 70 ribu, Anda sudah bisa menikmati petualangan menyusuri sungai di perut bumi.

Aliran sungai yang berkelak-kelok terlihat dari ketinggian tebing. Airnya yang biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, serta daun-daun yang meranggas sehingga menciptakan harmoni lukisan alam yang mempesona.

Petualangan sesungguhnya dimulai saat aliran sungai memasuki relung Gua Kalisuci dan Gua Gelatik. Sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap, satu-satunya pencahayaan hanya berasal dari headlamp.

Stalaktit yang terlihat di atap gua terus meneteskan air, beberapa diantaranya merupakan batu kristal. Asyik dan seru deh pokoknya!

3. Goa Jomblang

Goa-Jomblang

Goa Jomblang (Foto : excellentjogjadriver.com)

Goa Jomblang adalah sebuah goa wisata yang berlokasi di Gunung Kidul, Yogyakarta. Goa Jomblang merupakan goa vertikal yang mempunyai sebuah hutan purba di dalamnya. Selain itu, apabila Anda datang ke Goa Jomblang pada jam 10 sampai dengan jam 12 siang, anda akan dapat melihat cahaya menembus goa yang sering disebut sebagai cahaya surga.

Keindahan dan keunikan Goa Jomblang membuatnya menjadi salah satu tempat wisata alam di Jogja yang wajib dikunjungi. Untuk mencapai dasar goa Anda harus menggunakan peralatan khusus yang standar keamanannya terjaga dan didampingi oleh pemandu. Biaya wisata ke Goa Jomblang cukup mahal, sekitar Rp 450.000,00 untuk 2 orang.

Bagi yang enggan mengeluarkan uang lebih untuk menyewa alat atau sudah punya alat sendiri, ada baiknya kamu melancarkan teknik single rope dulu sebelum berkunjung ke sini. Sebab turunan yang harus kamu lalui untuk masuk ke gua cukup ekstrim.

4. Kalibiru

Desa-Wisata-Kalibiru

Desa Wisata Kalibiru (Foto : sejutapena.com)

Kalau Bandung punya Tebing Kerataon, maka Jogja punya Kalibiru. Keduanya sama-sama tempat untuk melihat hamparan hutan dari ketinggian, namun di Kalibiru Anda melihatnya dari atas pohon pinus bukan dari atas tebing. Tak hanya itu, tempat wisata hits di Jogja ini juga sangat cocok untuk menikmati tenggelamnya senja.

Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang terletak di kecamatan Kokap, Kulonprogo. Karena kepedulian warga dalam menjaga salah satu sumber penghidupan mereka, Kalibiru menjadi lokasi ekowisata menarik yang terpelihara dengan baik.

Di tempat wisata alam Jogja ini, Anda bisa menikmati trekking dengan latar pepohonan hijau. Untuk menyambangi Kalibiru, Anda hanya dikenai tarif 3 ribu rupiah saja.

Ada tempat yang asyik buat berfoto di sini, yaitu sebuah platform kecil dari kayu yang terletak di atas pohon pinus. Untuk naik ke atasnya, kamu mesti mendaki tangga bambu. Dari sini, Waduk Sermo tampak jelas di kejauhan. Tunggulah sampai senja tiba dan memantulkan cahaya keemasan di permukaan waduk.

5. Puncak Suroloyo

Puncak-Suroloyo

Puncak Suroloyo (Foto : beritaegatama.com)

Tak perlu jauh-jauh mendaki gunung buat menikmati matahari terbit di atas awan. Puncak Suroloyo yang terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, DIY, ini menawarkan pesona matahari terbit dengan hamparan awan yang tidak kalah keren dari gunung-gunung yang terkenal di Yogyakarta.

Dari gardu pandang tertinggi di 1.019 mdpl, Anda bisa memandang empat gunung—Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro—serta Candi Borobudur yang kadang tertutup kabut dari kejauhan. Mendapatkan pemandangan indah di Puncak Suroloyu tentu bukan tanpa usaha. Anda mesti menapaki sekitar 290 anak tangga untuk sampai ke puncaknya.

Oh iya, menurut legenda, tempat ini dulunya merupakan lokasi di mana Raden Mas Rangsang mendapatkan wangsit untuk melakukan tapa kesatriyan. Raden Mas Rangsang tak lain adalah Sultan Agung Hanyakrakusuma, orang yang menjadi penguasa tanah Jawa.

Baca Juga : 15 Pantai Indah Di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

6. Bukit Parang Endog

Bukit-Parang-Endog

Bukit Parang Endog (Foto : yukpiknik.com)

Pantai Parangtritis yang terletak di Bantul, tepatnya 27 km selatan kota Yogyakarta memang sangat terkenal. Tapi, kita tak akan membahas pantai ini. Di ujung timur Pantai Parangtritis, ada tempat keren yang biasa digunakan sebagai landasan pacu olahraga paralayang, bernama Bukit Parang Endog.

Jika Anda tertarik untuk mencoba olahraga paralayang ini, Anda bisa melakukan paralayang tandem bersama pilot berpengalaman dengan membayar sekitar 300 ribu sekali terbang.

Tapi kalau Anda takut paralayang, bukit ini juga cocok untuk dijadikan tempat nongkrong asik di Jogja yang alami. Dari atas bukit Anda bisa melihat keelokan Pantai Parangtritis dari ketinggian. Pemandangan sunset dari atas sini juga keren, lho!

7. Air Terjun Sri Gethuk

Air-Terjun-Sri-Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk (Foto : jejakadventure.info)

Pesona Gunung Kidul memang luar biasa. Siapa sangka di daerah kering ini ada air terjun yang sangat indah? Air terjun Sri Gethuk terletak di ngarai Sungai Oya yang membelah Desa Wisata Bleberan.

Di antara tebing-tebing karst, air terjun Sri Gethuk mengalir tanpa henti. Di bawahnya, terdapat bebatuan yang membentuk undak-undakan, menambah kesan unik dan mewah dari tempat ini. Tak ayal, tempat wisata ini pun dinobatkan sebagai salah satu air terjun di Jogja yang paling indah.

Konon, tempat wisata alam di Jogja ini merupakan tempat penyimpanan kethuk atau instrumen gamelam milik Jin Anggo Meduro, makanya tempat ini dinamakan Sri Gethuk. Agar bisa menikmati tempat ini, Anda cukup membayar 35 ribu rupiah yang sekaligus menjadi tiket terusan ke Goa Rancang Kencono.

8. Curug Indah Tegalrejo

Curug-Indah-Tegalrejo

Curug Indah Tegalrejo (Foto : spadepicnic.wordpress.com)

Secara administratif. Curug Indah Tegalrejo ini terletak di Tegalrejo, ujung timur Gunung Kidul, Yogyakarta. Tapi, masyarakat setempat juga menyebutnya Curug Bayat, karena lokasinya yang berbatasan dengan daerah Bayat, Klaten.

Untuk akses menuju ke tempat wisata alam di Jogja ini, memang jauh lebih cepat jika Anda melewati Klaten lalu belok ke selatan menuju Bayat. Dari Yogyakarta, Anda bisa sampai ke Curug Indah Tegalrejo dalam jangka waktu 1 jam, dengan menggunakan motor atau mobil.

Curug yang masih relatif minim pengunjung ini terdiri dari beberapa curug yang bertingkat dan dinaungi pepohonan hijau di kanan kirinya. Kalau Anda punya nyali, Anda bisa mencoba terjun dari atas tebing ke curug di bawahnya. Tapi hati-hati, karena curugnya cukup dangkal. Salah-salah Anda malah bisa cidera saat berlibur.

Untuk datang ke curug ini, Anda hanya dipungut biaya parkir yang dikelola oleh warga sekitar. Di Curug Indah Tegalrejo suasana asri khas pedesaan akan terasa sangat kental. Anda tidak akan sering bertemu sesama turis di sini.

Justru warga sekitar dan anak-anak sekolah yang sengaja mampir untuk menyegarkan badan dengan air dari sumber mata air murni lah yang lebih sering Anda jumpai. Damai, tenang, dan tradisional. Begitulah gambaran Curug Indah Tegalrejo.

9. Hutan Pinus Mangunan

Hutan-Pinus-Mangunan

Hutan Pinus Mangunan (Foto : alamkuindahsekali.blogspot.com)

Jogja sekarang kok rasanya makin panas, ya? Nah, hutan pinus Mangunan ini cocok banget buat Anda yang ingin melarikan diri sejenak dari teriknya matahari Yogyakarta. Terletak di daerah perbukitan di daerah Dlingo, Bantul, hutan ini menawarkan kesejukan serta pemandangan yang jarang kamu temukan di tempat lain.

Makanya, tempat wisata alam di Jogja ini sering dijadikan lokasi pemotretan atau sekadar hunting foto. Puas berfoto, Anda juga bisa meneruskan perjalanan ke kebun buah Mangunan yang letaknya tak jauh dari sini.

10. Kebun Buah Mangunan

Kebun-Buah-Mangunan

Kebun Buah Mangunan (Foto : wisatajawa.com)

Terletak pada ketinggian 150 – 200 mdpl, Kebun Buah Mangunan tidak hanya menyajikan deretan pohon buah-buahan yang tertata apik. Di tempat ini wisatawan dapat menyaksikan keelokan Sungai Oyo yang mengalir meliuk membelah perbukitan. Untuk berwisata di Kebun Buah Mangunan wisatawan cukup merogoh kocek Rp 5.000 per orang.

Jika datang di pagi hari, Ngarai Sungai Oyo biasanya tertutup kabut putih. Hamparan hutan yang hijau dengan kabut putih yang meliuk-liuk memenuhi permukaan sungai tentu saja menjadi pemandangan eksotik. Saat senja menjelang, pengunjung bisa menyaksikan sunset keemasan yang sangat indah.

Berwisata ke kebun buah bersama keluarga tentunya akan menjadi hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika bertepatan dengan musim panen buah sehingga anggota keluarga bisa bersama-sama memanen buah-buahan yang ada. Kebun Buah Mangunan merupakan tempat wisata alam di Jogja yang pas buat aktivitas tersebut.

Baca Juga : 15 Candi Di Jogja Yang Paling Cantik Dan Keren

11. Goa Selarong

Goa-Selarong

Goa Selarong (Foto : initempatwisata.com)

Tempat wisata alam di Jogja yang satu ini dikenal pula sebagai tempat wisata religius di Jogja. Goa Selarong adalah tempat di mana perjuangan Pangeran Diponegoro berpusat, yang menjadi markas gerilya dalam peperangan melawan penjajahan Belanda. Alamat Goa Selarong: Guwosari, Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Untuk dapat menikmati wisata di Goa Selarong, Anda dapat membayar tiket masuk sebesar Rp 2 ribu per orang. Jika membawa kendaraan, maka Anda juga harus membayar biaya parkir.

Fasilitas publik yang tersedia di tempat wisata Goa Selarong di antaranya adalah toilet umum, tempat ibadah, sarana bermain, gardu pandang, pendopo untuk beristirahat, dan bahkan dapat dijadikan sebagai bumi perkemahan jika Anda suka.

12. Gua Cerme

Gua-Cerme

Gua Cerme (Foto : jogja.semberani.com)

Salah satu gua di Yogyakarta yang menyimpan kecantikan alami dan mudah untuk ditelusuri adalah Gua Cerme. Secara geografis gua ini terletak di dua wilayah. Mulut gua terletak di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Sedangkan pintu keluar gua masuk dalam kawasan Ploso, Giritirto, Panggang, Gunungkidul. Untuk menyusuri gua ini dari pintu masuk hingga pintu keluar wisatawan memerlukan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Gua Cerme memiliki panjang sekitar 1,5 km dan dialiri sungai bawah tanah. Ornamen di dalam gua terbilang cukup lengkap dan masih terawat dengan baik. Wisatawan yang menyusuri gua ini bisa menyaksikan aneka stalagtit dan stalagmit berbentuk sodastraw, flowstone, moonmilk, pilar hingga stalagtit berwarna putih cemerlang laksana kristal.

13. Wisata Kaliurang

Wisata-Kaliurang-Jogja

Wisata Kaliurang (Foto : initempatwisata.com)

Inilah suguhan pemandangan hijau nan memikat dengan udara yang begitu sejuk di Jogja. Wisata Kaliurang adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja terbaik untuk melepaskan diri dari keramaian kota dan ragam aktivitas sehari-hari. Berada di dataran tinggi dengan ketinggian 900 m dpl, udara sejuk sungguh menyegarkan bagi tubuh.

Wisata alam Yogyakarta ini menawarkan sejumlah kegiatan wisata menarik, di antaranya berenang, berjalan-jalan, dan bersantai. Tempat terbaik untuk berenang adalah air terjun Telogo Muncar dan kolam renangnya. Anda juga bisa mengunjungi Tlogo Putri, Gua Jepang, Gardu Pandang, dan Taman Bermain Anak.

Menyusuri setiap sisi wisata Kaliurang ini adalah pengalaman wisata menarik yang dapat Anda temukan. Bagi para pecinta gunung, resor ini adalah juga tempat menginap bagi mereka yang ingin medaki ke Gunung Merapi. Jangan lupa mencicipi Jadah Tempe kuliner khas Kaliurang yang terkenal.

14. Blue Lagoon

Blue-Lagoon

Blue Lagoon (Foto : tulisanaris.blogspot.com)

Blue Lagoon merupakan mata air atau kedung dengan hamparan air jernih biru kehijauan. Pemandangan yang indah dan tempatnya yang asyik menjadikan pemandian alami ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai tempat.

Berenang atau berendam di kolam tatkala suhu udara memanas tentunya menjadi hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika air dari kolam tersebut berasal dari mata air alami yang mengalir sepanjang tahun tanpa henti. Ya, kini kenikmatan itu bisa Anda dapatkan di Blue Lagoon, sebuah pemandian alami yang mulai popular di kalangan wisatawan.

Nama resmi tempat wisata alam di Jogja yang satu ini adalah Pemandian Setia Budi. Namun karena airnya yang jernih dan berwarna kebiruan, anak-anak muda yang kerap berkunjung ke kawasan ini pun menyebutnya Blue Lagoon. Pemandian Blue Lagoon ini terletak di Desa Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman.

15. Arung Jeram Citra Elo

Arung-Jeram-Citra-Elo

Arung Jeram Citra Elo (Foto : infotempatwisata.com)

CitraElo mengemas arung jeram dalam bentuk paket wisata yang aman dan nyaman, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kalangan dengan tidak mensyaratkan kemampuan berenang bagi pesertanya.

Dengan komitmen untuk tetap mempertahankan predikat Zero Accident, CitraElo menyediakan perlengkapan dan peralatan yang memenuhi standar keamanan internasional yang wajib dikenakan oleh seluruh peserta, serta RiverGuide yang handal dan sarat pengalaman yang akan mendampingi peserta selama pengarungan.

Arung Jeram Citra Elo termasuk tempat wisata alam yang berada di sekitar Jogja, karena lokasinya berada di Sungai Elo, Magelang. Base Camp Citra Elo dapat dicapai dengan kendaraan dari Candi Mendut (5 menit), Candi Borobudur (10 menit), Kota Magelang (20 menit) dan Kota Yogyakarta (40 menit). Pas banget buat Anda yang menginginkan wisata alam yang seru dan menantang.

Baca Juga : 10 Tempat Wisata Di Jogja Terbaru Yang Paling Menarik

16. Umbul Ponggok

Umbul-Ponggok

Umbul Ponggok (Foto : jogjapetualang.com)

Umbul Ponggok merupakan sebuah kolam alami yang dikembangkan menjadi wisata tirta yang cukup terkenal di Klaten, sebelah timur Yogyakarta. Aneka ikan warna-warni yang hidup di Umbul Ponggok dan dasar kolam yang indah menjadikannya sebagai lokasi favorit snorkeling. Tak hanya itu, Umbul Ponggok juga sering menjadi tempat latihan diving.

Berbeda dengan kolam renang yang dasarnya berupa lantai keramik, dasar Umbul Ponggok masih sangat alami berupa hamparan pasir nan luas, bebatuan, dan ribuan ikan warna-warni sehingga suasananya benar-benar seperti di bawah laut. Meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok ini tidak amis sebab airnya mengalir terus.

Selain sebagai tempat snorkelling, tempat wisata alam di sekitar Jogja ini kerap dijadikan lokasi latihan diving bagi penyelam pemula sebelum mereka benar-benar menyelam di laut.

Bagi wisatawan yang tidak bisa berenang maupun tidak ingin snorkelling bisa naik perahu kayuh dan mengelilingi umbul. Sedangkan bagi anak-anak tersedia kolam berukuran pendek yang bisa dijadikan lokasi berenang maupun sebatas bermain air.

Umbul Ponggok terletak di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Dari Yogyakarta bisa ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Umbul Ponggok buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB.

17. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung-Purba-Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran (Foto : kaosmangrove.com)

Gugusan bukit batu raksasa merupakan pemandangan utama yang dijumpai saat menjejak di basecamp Gunung Nglanggeran. Puluhan juta tahun yang lalu, gugusan tersebut merupakan puncak gunung berapi yang aktif.

Seiring berjalannya waktu, gunung tersebut menjadi tidak aktif dan berubah menjadi bukit-bukit batu dengan berbagai bentuk yang unik. Tempat tersebut akhirnya dikenal dengan nama Gunung Api Purba Nglanggeran.

Untuk mencapai puncak, wisatawan cukup treking sekitar 1,5 hingga 2 jam. Bahkan jika tidak sanggup mencapai puncak, wisatawan bisa berhenti di beberapa pos dengan pemandangan yang tak kalah menarik dari pemandangan di puncak. Di pos-pos tersebut sudah berdiri gazebo yang bisa dijadikan tempat beristirahat.

Akses menuju kawasan Gunung Nglanggeran terbilang mudah. Dari Yogyakarta wisatawan cukup mengikuti jalan raya menuju Gunungkidul. Sesampainya di Pos Polisi Patuk (setelah Bukit Bintang), silahkan belok kiri menuju jajaran tower televisi. Gunung Nglanggeran terletak tidak jauh dari situ.

18. Desa Wisata Nglinggo

Desa-Wisata-Nglinggo

Desa Wisata Nglinggo (Foto : titik0jogja.blogspot.com)

Ternyata Jogja juga memiliki dataran tinggi lain yang bisa dijadikan alternatif liburan. Di tempat ini wisatawan bisa merasakan sejuknya udara pegunungan sekaligus melakukan tea walk alias jalan-jalan menyusuri kebun teh. Tempat tersebut adalah Desa Wisata Nglinggo.

Kebun Teh Nglinggo memang menjadi pesona utama desa wisata ini. Wisatawan yang berkunjung ke Nglinggo bisa berjalan kaki menyusuri petak demi petak perkebunan teh yang terletak di ketinggian 800 m dpl.

Dari kebun teh wisatawan bisa menyaksikan pemandangan bukit batu dengan bentuk yang menarik, perkampungan di Kabupaten Magelang dan Purworejo, hutan pinus yang lebat, serta hamparan lembah menghijau laksana karpet tebal.

Selain kebun teh, pesona lain yang ditawarkan oleh tempat wisata alam di Jogja ini adalah air terjun yang berada di ketinggian 900 m dpl. Oleh warga sekitar air terjun ini disebut dengan nama Curug Watu Jonggol.

Wisatawan yang ingin mengunjungi air terjun ini harus trekking melewati medan yang cukup menantang. Lokasinya yang tersembunyi menjadikan kondisi Curug Watu Jonggol masih sangat alami, lengkap dengan tumbuhan dan satwa khas dataran tinggi.

19. Lava Tour Merapi

Lava-Tour-Merapi

Lava Tour Merapi (Foto : wisatajogja.co.id)

Ingin merasakan tempat wisata alam di Jogja yang seru? Cobain aja Lava Tour Merapi. Setelah erupsi Merapi pada tahun 2006 dan 2010 telah merubah wajah Kaliadem yang dulunya merupakan daerah yang perkemahan yang hijau dengan hamparan tanah yang sangat luas.

Wilayah ini sekarang tertimbun bekas lahar Merapi yang digunakan untuk lava tour Merapi kaliadem. Para Wisatawan dapat melihat dari dekat material bekas letusan gunung Merapi dan dapat menyaksikan sebuah bunker tempat perlindungan yang merenggut nyawa dua relawan.

Kegiatan lava tour merapi ini selai bisa menjadikan orang mengerti bagaimana dahsyatnya letusan Gunung Merapi. Dengan lava tour wisatawan dapat menyaksikan puncak gunung Merapi dengan jarak pandang sekitar 2 km. Gunung yang berketinggian 2.965 m dpl ini mengeluarkan asap sulfatara yang tak pernah henti mengepul dari kawahnya.

20. Desa Wisata Ketingan

Desa-Wisata-Ketingan

Desa Wisata Ketingan (Foto : visitingjogja.com)

Anda pecinta burung? Jangan sampai melewatkan tempat wisata alam di Jogja yang satu ini, Desa Wisata Ketingan. Suara ribuan burung kuntul terdengar ramai ketika memasuki kawasan Desa Wisata Ketingan.

Sudah bertahun-tahun burung-burung itu memilih tinggal di pohon-pohon yang tinggi menjulang di sana, berbagi tempat bersama warga sekitar dan hidup berdampingan.

Bagi para peneliti satwa dan pecinta burung, Ketingan merupakan surga. Mengamati tingkah polah kuntul-kuntul yang jumlahnya mencapai 7.000 ekor ini tak pernah membosankan. Bahkan warga sekitar yang telah hidup bertahun-tahun bersama mereka pun masih selalu mengamatinya.

Ketika berkunjung ke sana, jangan lupa untuk mengenakan topi atau pelindung kepala agar tak terkena kotoran burung. Bagi para pecinta fotografi, sebaiknya bawalah lensa tele untuk mengambil gambar burung karena mereka selalu berada dalam jarak yang cukup jauh. Agar tak kehilangan momen, cobalah datang di pagi atau sore hari ketika burung-burung ini sedang mencari makan di sawah kemudian pulang ke sarang.

Baca Juga : 15 Tempat Wisata Kuliner Di Jogja Yang Enak Dan Murah

21. Puncak Kosakora

Puncak-Kosakora

Puncak Kosakora (Foto : etanovita.wordpress.com)

Puncak Kosakora populer sebagai tempat wisata alam di Jogja favorit anak muda untuk selfie kekinian yang hobi jalan-jalan. Tangga batuan karst yang curam pun harus ditaklukkan untuk mencapai puncaknya yang memiliki panorama pantai menawan dari ketinggian.

Bukit yang dulunya sunyi itu, kini menjadi buah bibir banyak orang yang ingin menikmati keindahan panoramanya atau sekedar ingin selfie dengan background landscape pantai selatan dari ketinggian, seolah selfie di savana Kenawa.

Jika ingin berkunjung ke Puncak Kosakora, sebaiknya datang di pagi atau sore hari, saat sinar matahari tak begitu menyengat. Atau, jika ingin menikmati keindahan sunset dan sunrise bisa juga camping di Puncak Kosakora.

Di tempat ini telah tersedia persewaan tenda dome untuk menginap tanpa harus membawa sendiri dari rumah. Cukup mengeluarkan uang Rp 60.000 untuk tenda kecil atau Rp 100.000 untuk tenda besar.

Cara menuju ke Puncak Kosakora adalah dari Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI Gading – Siyono – Bundaran Tugu BPD lurus ke timur – Wonosari – Jalan Baron – Tanjungsari – Pos Retribusi Kawasan Pantai Gunungkidul – mengikuti jalan ke arah Pantai Drini – Puncak Kosakora.

22. Hutan Wanagama

Hutan-Wanagama

Hutan Wanagama (Foto : indoturs.com)

Bagi Anda yang menyukai olah raga di alam wisata, khususnya berpetualang di hutan maka mengunjungi tempat wisata alam di Jogja ini merupakan cara yang tepat untuk menyalurkan hasrat berpetualang.

Hutan Wanagama terletak di desa Banaran, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Harga Tiket untuk memasuki hutan ini sebesar Rp.5.000, per orang.

Saat Anda menyusuri Wanagama, anda akan ditemani oleh barisan berbagai jenis pepohonan yang menemani perjalanan anda. Dimulai dari Akasia yang masuk dalam HTI atau Hutan Tanaman Industri dan mempunyai potensi untuk dijadikan bubur kayu yang merupakan bahan dari sejumlah perusahaan besar.

Selanjutnya disambung dengan deretan barisan pohon minyak kayu putih yang minyak atsiri sangat berkhasiat untuk menghangatkan badan.

23. Gua Rancang Kencono

Gua-Rancang-Kencono

Gua Rancang Kencono (Foto : fajarindra.web.id)

Gua Rancang Kencono merupakan gua yang sarat cerita mulai dari jaman prasejarah hingga masa-masa perjuangan Laskar Mataram. Sebuah pohon klumpit berusia ratusan tahun menjadi saksi bisu beragam kisah yang tercipta di gua ini. Gua ini terletak di Desa Wisata Bleberan, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta

Gua yang mempunyai ruangan luas dan lapang dengan pohon klumpit (Terminalia edulis) yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 2 abad ini pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram pada saat menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merancang strategi demi tujuan mulia maka gua ini dinamakan Gua Rancang Kencono.

24. Air Terjun Kembang Soka

Air-Terjun-Kembang-Soka

Air Terjun Kembang Soka (Foto : yogyes.com)

Air Terjun Kembang Soka letaknya di Dusun Gunung Kelir, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Air terjun ini tergolong cantik dan unik karena airnya memiliki dua warna, yaitu warna putih dan hijau toska.

Tak hanya airnya saja, bebatuan di sekitar air terjun ini pun memiliki dua warna berbeda, batuan dasar sungainya berwarna kuning dan batuan tebing di sebelah kiri air terjun berwarna merah.

Nama Kembang Soka dipilih warga sebagai nama air terjun ini karena salah satunya sumbernya berasal dari sumber air bawah tanah, tempat banyak pohon kembang soka tumbuh di sekitarnya.

Tak sulit untuk bisa sampai ke air terjun ini karena di sekitar pasar Jonggrangan sudah ada papan petunjuk jalan yang mengarahkan wisatawan menuju ke sana.

25. Air Terjun Jurang Pulosari

Air-Terjun-Jurang-Pulosari

Air Terjun Jurang Pulosari (Foto : telusurindonesia.com)

Salah satu tempat wisata alam di Jogja yang sedang populer di kalangan warga Bantul, Jogja dan sekitarnya adalah Air Terjun Jurang Pulosari. Selain lokasinya tak jauh dari Kota Jogja, air terjun ini memiliki kolam alami yang berwarna hijau sehingga pengunjung bisa bermain air di sini.

Dari penamaannya sudah bisa diketahui kalau letak air terjun ini ada di bawah jurang, tapi tak perlu khawatir karena pihak pengelola sudah membuat jalan setapak untuk pengunjung sehingga dapat mencapai lokasi dengan mudah.

Cara menuju ke air terjun ini adalah dari Kota Jogja – Jl. Bantul – Desa Wisata Kasongan – Desa “Pengrajin Wayang Kulit” Gendeng – Desa Krebet – perempatan patung semar Desa Krebet – ikuti petunjuk menuju Jurang Pulosari.

Indah dan keren bukan tempat wisata alam di Jogja? Mumpung Anda di Jogja, yuk buruan datang menikmati aneka wisata alam Jogja yang asyik dan seru. Bagi Anda yang punya info tentang tempat wisata alam di Jogja dan sekitarnya yang menarik dan asyik lainnya bisa berbagi melalui kolom komentar, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>