Home » Wisata Asia » 15 Tempat Wisata Di Kuching Malaysia Yang Terkenal

15 Tempat Wisata Di Kuching Malaysia Yang Terkenal

Tempat Wisata Di Kuching – Aneka tempat wisata di Kuching Malaysia terkenal sebagai salah satu alternatif destinasi wisata bagi wisatawan Indonesia yang berada di Pontianak dan Singkawang. Sebagai kota yang mempunyai ikon kucing ini, termasuk kota wisata yang tenang, damai dan cocok untuk tempat liburan keluarga atau pun relaksasi melepas penat.

Selain aksesnya yang mudah dijangkau, penataan kota yang baik dan banyaknya tempat rekreasi di Kuching menjadi alasan banyaknya wisatawan yang datang ke kota ini.

Nah, bagi Anda yang berencana akan menyambangi Kota Kuching di Malaysia, jangan sampai melewatkan info wisata Kuching berikut. Dilansir dari berbagai sumber, Maslatip Travel telah menyusun daftar objek wisata di Kuching yang terkenal dan menarik untuk dikunjungi. Penasaran bukan? Yuk, simak 15 tempat wisata di Kuching Malaysia berikut ini.

Rekomendasi Tempat Wisata Di Kuching Malaysia Yang Terkenal Dan Menarik

1. Masjid Agung Kuching

Masjid Agung Kuching

Masjid Agung Kuching (Foto : malaysia.panduanwisata.id)

Sebagai negara yang sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam, Malaysia juga memiliki budaya yang hampir sama dengan Indonesia. Salah satunya dalam hal pembangunan masjid.

Setiap negara bagian di Malaysia, memiliki masjid agung yang dibangun di pusat kota dan selalu menjadi ikon yang wajib dikunjungi. Bila Anda sedang merencanakan wisata religi, tuliskan masjid agung di kota Kuching dalam list lokasi yang dikunjungi!

Masjid Agung Kuching, merupakan masjid agung lama yang menjadi ikon negara bagian Serawak. Masjid agung yang baru merupakan masjid Putra, yang dibangung di kawasan Putra Jaya. Meskipun berumur lebih lama, masjid Agung Kuching memiliki beberapa keistimewaan sendiri.

Di halaman Masjid Agung Kuching Anda akan menemukan ribuan nisan kuno yang bertebaran. Bagaimana tidak, masjid agung kuching merupakan bangunan masjid kuno yang didirikan pada tahun 1852 dengan bahan material kayu.

Ribuan nisan kuno yang tersebar di halamannya merupakan lokasi perkuburan lama bagi masyarakat di Kampong Air, sebutan wilayah kampung di sekitar sungai Serawak. Maka ribuan batu nisan yang tersebar di halaman tersebut pasti juga berumur ribuan tahun seperti umur Masjid Agung Kuching.

Masjid agung kuching ini dapat menampung hingga 4000 orang jamaah. Luas kawasannya mencapai empat hektar. Di bagian belakang masjid, Anda dapat melihat sungai Serawak mengalir lancar.

Anda tidak akan kesulitan menemukan masjid agung kuching. Berada di kawasan kota lama, di tepi sungai Kuching, berdiri kokoh tepat persis di dermaga Brooke. Jangan sampai Anda melewatkan tempat wisata di Kuching Sarawak yang satu ini.

2. Main Bazaar

Main Bazaar

Main Bazaar (Foto : airasia.com)

Menikmati wisata di Kuching tentu belum lengkap tanpa belanja dan berburu oleh-oleh bukan? Nah, ada satu tempat wisata di Kuching yang pas banget buat wisata belanja dan kuliner, yaitu Main Bazaar. Disini Anda dapat melihat dan membeli berbagai souvenir, kerajinan tangan, serta oleh-oleh di Main Bazaar ini.

Untuk mencapai Main Bazaar ini dari Kuching City Mosque, Anda dapat berjalan kaki selama sekitar 10 menit. Ada banyak toko yang menjual berbagai kerajinan dari kayu khas Kuching. Tempat ini juga merupakan tempat terbaik untuk mencari oleh-oleh karena Anda dapat menemukan oleh-oleh dengan harga yang cukup terjangkau.

Selain mencari oleh-oleh, Anda dapat pula berwisata kuliner di sini. Karena tempat ini juga merupakan tempat yang tepat jika Anda ingin mencicipi makan siang yang lezat. Estimasi durasi kunjunganmu di Main Bazaar adalah sekitar 3 hingga 4 jam. Tapi bagi seorang muslim, cek dulu ya kehalalan makanan disini sebelum memakannya.

3. Fort Margherita

Fort Margherita

Fort Margherita (Foto : thehistoryhub.com)

Setelah puas mengelilingi Main Bazaar, Anda dapat memasukkan Fort Margherita ke dalam daftar destinasi wisata di Kuching berikutnya. Main Bazaar dan Fort Margherita dipisahkan oleh Sungai Sarawak, namun jangan khawatir karena justru itulah keunikan yang ada di Kota Kuching.

Untuk perjalanan berbeda, Anda dapat menaiki perahu yang tersedia di Sungai Sarawak. Perahu ini akan mengantarkanmu melintasi Sungai Sarawak selama sekitar 10 menit dengan tariff beberapa ringgit saja. Sebelum pergi, perahu ini akan menunggu hingga penuh atau sekitar 10-12 orang masuk ke dalam perahu.

Setelah itu, barulah perahu ini menyeberang. Namun, jika Anda tidak berminat menaiki perahu, Anda dapat menaiki taksi dengan lama waktu tempuh sekitar 23 menit.

Fort Margherita adalah sebuah benteng yang dibangun oleh Charles Brooke pada tahun 1879. Benteng ini merupakan salah satu landmark yang penting di Kota Kuching. Benteng ini diberi nama Margherita, yang berasal dari nama istri Charles Brooke yaitu Margaret Alice Lili de Windt.

4. The Astana Kuching

The Astana Kuching

The Astana Kuching (Foto : getintravel.com)

The Astana Kuching adalah sebuah istana yang ada di Kuching yang terletak di utara Sungai Sarawak. The Astana Kuching ini juga merupakan tempat tinggal resmi dari Gubernur Sarawak.

The Astana Kuching dibangun pada tahun 1870 oleh raja putih kedua Charles Brooke sebagai hadiah untuk istrinya yang bernama Margaret Alice Lili de Windt. Charles Brooke dan istrinya menikah pada 20 Oktober 1869.

Jika dilihat dengan seksama, arsitektur dari The Astana ini sangat unik. The Astana Kuching terdiri dari tiga gedung yang terpisah namun ketiganya masih terhubung satu sama lain oleh semacam jembatan. Kemudian pada tahun 1883 sebuah menara jam yang cantik dan megah ditambahkan di depan istana.

Istana ini tidak dibuka untuk umum, namun daerah tamannya yang luas bisa dijangkau dengan perahu kecil melalui Sungai Sarawak. Dari Sungai Sarawak, Anda akan takjub melihat betapa luasnya istana yang sangat berharga bagi warga Kuching ini.

Tamannya yang asri ditambah dengan kawasan pepohonan yang tinggi membuatnya tampak terlihat sangat menyejukan. The Astana Kuching ini sangat terpelihara dengan baik dari sejak kemunculannya kepada publik. Tempat wisata Kuching Malaysia ini selalu menjadi perhatian bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kuching.

5. Kuching Orchid Garden

Kuching Orchid Garden

Kuching Orchid Garden (Foto : cuti-cutimalaysia.net)

Kuching Orchid Garden yang terletak tepat di sebelahnya Astana Gubernur termasuk salah satu tempat wisata di Kuching yang wajib dikunjungi. Taman kota indah ini merupakan salah satu daya tarik wisata Kuching yang didalamnya menawarkan tema wisata holtikultura dan botani.

Bagi siapapun yang mencintai anggrek, disini ada koleksi anggrek yang mencapai 79.000 tanaman dan terdiri dari 112 spesies dan hibrida anggrek. Taman ini sendiri dikembangkan dan dikelola oleh Balai Kota Kuching Utara.

Kuching Orchid Garden ini terdiri dari Nursery dan Garden Display. Sebagian besar koleksi tumbuhan yang ada didalamnya merupakan spesies Borneo yang terdiri dari efipit dan terestrial anggrek.

Diantara anggrek Borneo yang sangat terkenal ialah Lady slipper atau nama latinnya Paphiopedilum Sanderium, anggrek hijau dan hitam dengan bunga uniknya, dan lainnya. Jika Anda penggemar anggrek, belum lengkap rasanya wisata ke Kuching tanpa mengunjungi objek wisata yang satu ini.

Baca Juga : 10 Tempat Wisata Di Kuala Lumpur Malaysia Yang Terkenal

6. Cat Museum

Cat Museum

Cat Museum (Foto : travel2malaysia.com.my)

Cat Museum atau yang disebut dengan nama Muzium Kucing oleh orang Malaysia merupakan salah satu tempat wisata di Kuching yang terkenal dan menarik. Museum ini terletak di atas Bukit Siol, dekat dengan bangunan Dewan Bandaraya Kuching Utara.

Museum ini wajib dikunjungi terutama bagi para pecinta kucing karena di museum ini terdapat lebih dari 4.000 benda yang berhubungan dengan kucing.

Di dalam museum seluas 1.035 meter persegi ini juga dipamerkan mumi kucing Mesir. Ada pula koleksi tokoh kartun kucing seperti Hello Kitty, Garfield, Whisker dan Friskies. Selain itu, pengunjung museum juga dapat melihat pembuatan perangko, kartu pos, poster, pakaian dan benda lainnya dengan tema kucing.

Karena letak museum ini yang berada di atas perbukitan, kita juga dapat melihat pemandangan dari atas saat berkunjung ke sini. Selain diperbolehkan mengambil foto, tidak dikenakan biaya untuk tiket masuk serta parkir kendaraannya. Cat Museum buka setiap hari pada pukul 09.00 hingga pukul 17.00 waktu setempat.

7. Kuching Waterfront

Kuching Waterfront

Kuching Waterfront (Foto : etawau.com)

Setelah puas mengunjungi Cat Museum, Anda dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Kuching Waterfront. Di tempat wisata yang merupakan pusat kota Kuching ini, Anda dapat berjalan santai sambil menikmati pemandangan.

Kuching Waterfront memberikan kesempatan kepada Anda untuk dapat merasakan serunya menjadi warga lokal Kota Kuching. Selain itu, suasana yang nyaman dan menyenangkan mampu membuat Anda senang untuk berjalan-jalan dan menikmati pemandangan di Waterfront ini.

Untuk mencapai Kuching Waterfront dari Cat Museum, Anda dapat menaiki taksi dengan lama perjalanan sekitar 12 menit. Anda dapat menggunakan taksi berargo yang akan membuat perjalananmu menjadi lebih nyaman.

8. Tua Pek Kong Temple

Tua Pek Kong Temple

Tua Pek Kong Temple (Foto : adventurocity, flickr.com)

Tua Pek Kong Temple merupakan salah satu tempat wisata di Kuching Malaysia yang baik untuk sightseeing, karena Anda dapat menemukan berbagai kesempatan untuk memotret di sini.

Tua Pek Kong Temple adalah sebuah kuil tertua yang terdapat di Kota Kuching. Yang menakjubkan adalah kuil ini masih sangat terawat hingga sekarang. Banyak wisatawan yang datang untuk mengagumi dan berfoto-foto sejenak di objek wisata Kuching yang satu ini.

9. Sarawak Old Museum

Sarawak State Museum

Sarawak State Museum (Foto : en.wikipedia.org)

Museum ini dibangun pada tahun 1891 dan dikembangkan pada tahun 1911. Museum ini masih terus bertahan hingga saat ini. Terdapat banyak artefak yang dipamerkan di dalam museum ini. Selain itu, museum ini juga mengoleksi banyak kerajinan tangan lokal dari Kota Kuching.

Pada bagian lantai dasar, terdapat pameran dari replika banyak fauna Sarawak seperti reptile, mamalia, burung dan lain-lain. Pada lantai satu terdapat banyak etnografik Sarawak seperti model Rumah Panjang Sarawak, alat music tradisional serta kerajinan tangan dan bentuk model perahu yang sering digunakan di Kuching.

10. Chinatown

Chinatown Kuching

Chinatown Kuching (Foto : asiaforvisitors.com)

Tempat wisata di Kuching selanjutnya adalah Chinatown. Hampir tiap kota besar punya Chinatown, tak terkecuali Kuching di Malaysia. Walaupun punya karakteristik sama, Chinatown di Kuching sangat cantik, bersih, dan ramah wisatawan. Ada dua gerbang Chinatown di Kuching yaitu di Jalan Padungan dan di dekat Carpenter Street. Anda bisa masuk melalui gerbang tersebut.

Meski Chinatown terkenal sebagai tempatnya para turis, hal itu tak sepenuhnya benar di Kuching. Banyak toko yang menjual barang-barang non-turis seperti peralatan rumah tangga, salon, sampai bengkel. Kafe khas peranakan yakni kopitiam yang juga merupakan salah satu budaya masyarakat Melayu, tak hanya dinikmati wisatawan tapi juga warga sekitar.

Namun yang namanya Chinatown, kelengkapan barang dan harga-harga yang murah, selalu diincar wisatawan. Di sepanjang Carpenter Street terdapat hotel bujet, resto kaki lima, juga kelenteng-kelenteng China lengkap dengan pagoda dan tempat sembahyang. Wisatawan bisa memasuki kelenteng tertua yakni Tua Pek Kong Temple, berseberangan dengan Chinese History Museum.

Baca Juga : 15 Tempat Wisata Di Langkawi Malaysia Yang Paling Menarik

11. Chinese History Museum

Chinese History Museum

Chinese History Museum (Foto : virtualtourist.com)

Museum ini beralamat di Jalan Tuanku Abdul Razak. Chinese History Museum pertama kali dibuka oleh Asisten Menteri di Bidang Kebudayaan, Olahraga dan Pemuda, Alfred Yap Chin Loi pada 23 Oktober 1993. Meskipun demikian keberadaan gedung ini sendiri telah ada sejak tahun 1912.

Museum ini didedikasikan untuk para etnis China yang berada di Sarawak. Di museum ini terdapat banyak catatan perkembangan dari etnis tersebut. Tempat wisata di Kuching ini dibuka setiap hari pada pukul 10.00 hingga 16.00 namun tutup pada hari-hari libur nasional. Museum ini didedikasikan untuk para pemuda agar mampu memahami sejarah penting dari para pendahulu mereka.

12. The Esplanade Kuching

The Esplanade Kuching

The Esplanade Kuching (Foto : escapehere.com)

Jika Anda bosan mengunjungi tempat-tempat wisata yang itu-itu saja, mungkin tempat yang satu ini bisa Anda kunjungi. Di Malaysia ada satu tempat wisata yang letaknya di perairan yakni The Esplanade Kuching. Bagi Anda yang ingin merasakan suasana liburan yang berbeda dan menantang The Esplanade adalah tempat yang cocok.

The Esplanade yang terletak di pusat kota Limbang, Malaysia adalah salah satu tempat populer yang biasa dikunjungi warga apalagi saat waktu senja. The Esplanade berada di kawasan tepi Sungai Sarawak.

Tempat wisata di Kuching ini juga letaknya tak jauh dari The Astana Kuching, jadi Anda bisa menikmati suasana perairan sungai yang tenang sambil memandangi kawasan istana yang megah di seberang sungai.

Lingkungan di sekitar The Esplanade di tata dengan sangat rapi menuju ke arah matahari terbenam. Tak heran kawasan ini akan sangat ramai saat sore hari tiba. Pemandangan sunset di tempat ini sangat indah.

Untuk bisa berjalan-jalan menikmati indahnya The Esplanade, Anda harus menyewa perahu kecil beratap yang bisa menampung penumpang dua hingga tiga orang di dalamnya. Biaya sewa perahu sekitar RM30 dan ditambah biaya mengitari sungai sekitar 30 sen.

13. Sarawak Tourism Complex Kuching

The Old Court House

The Old Court House (Foto : bordersofadventure.com)

Di kawasan Kuching negara bagian Sarawak Malaysia, Anda tak akan pernah kehabisan tempat wisata baru untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam, wisata religi, wisata industri minyak, hingga wisata sejarah.

Sebagai kota tua dengan kisah sejarah yang panjang, pemerintahan negara bagian Sarawak Malaysia juga memiliki kisah sejarah sendiri. Sejarah tersebut dapat Anda nikmati dengan mengujungi Kompleks Pariwisata Sarawak atau Sarawak Tourism Complex di kawasan Kuching.

Kawasan sejarah di kota ini menyerupai kawasan sejarah kota tua di Jakarta atau kota lain yang memiliki kompleks serupa. Anda dapat menikmati wisata komplit ketika mengunjungi Sarawak Tourism Complex.

Kawasan yang berada di persimpangan Main Bazaar di Jalan Tun Abang Haji Openg, terdapat kompleks Court House, Menara Jam, Peninggalan Charles Brooke, Museum Tekstil di Pavilion, hingga Sarawak Craft Council di Round Tower.

Salah satu gedung bersejaran yang juga terdapat di Sarawak Tourism Complex adalah gedung pavilion. Gedung ini dahulu digunakan sebagai rumah sakit umum hingga tahun 1909. Saat ini fungsinya sudah dialihkan sebagai musem tekstil. Selain itu terdapat The Clock Tower atau menara jam yang terkenal dengan ukiran pahatan wajah Charles Brooke di dinding menaranya.

14. Kampung Boyan Kuching

Kampung Boyan Kuching

Kampung Boyan Kuching (Foto : skyscrapercity.com)

Malaysia gencar sekali menawarkan destinasi wisata unik. Mengaku sebagai the Trully Asia, negara ini sebenarnya memiliki banyak sekali tempat wisata perkampungan tradisional asli Malaysia. Untuk menemukan kampung orang Malaysia tempo dulu, Anda harus berkunjung ke Kampung Boyan, Kuching.

Kampung ini terletak di seberang Kuching Waterfront. Bagi penyuka kuliner lokal, mencicipi makanan asli dari kampung ini akan sangat menantang. Pada malam hari Anda akan menemukan deretan warung yang hanya beroperasi pada waktu itu saja. Rugi deh kalau Anda melewatkan tempat rekreasi di Kuching yang satu ini.

Sepanjang Kampung Boyan, Kuching banyak ditemuai gerai makanan, gerai kerajinan tangan serta gerai Kue Lapis Sarawak. Kue yang dijual di gerai Kue Lapis Sarawak merupakan makanan khas Boyang yang bisa dijadikan buah tangan.

Rasa kue lapisnya sangat enak karena dibuat menggunakan bahan-bahan kualitas. Harganya pun lumayan murah, dengan hanya RM10 saja Anda dapat membawa kua lapis ukuran satu loyang dengan pilihan yang beragam.

15. Pasar Serikin, Kuching

Kampung Boyan Kuching

Kampung Boyan Kuching (Foto : skyscrapercity.com)

Bagi Anda para shoppa holic, wajib deh berkunjung ke tempat wisata belanja di Kuching yang satu ini. Pasar Serikin, Kuching sangat dikenal oleh baik warga lokal maupun pengunjung yang singgah ke Kuching. Pasar ini banyak menjual beragam barang dagangan dari Indonesia, ada yang berasal dari Lombok juga Papua.

Banyak orang datang ke pasar Serikin karena terkenang ketika berbelanja di daerah Bandung. Mereka merasa pasar ini memiliki banyak kemiripan dengan daerah Cihampelas Bandung. Sayangnya pasar hanya buka di akhir pekan alias hanya di hari Sabtu dan Minggu saja.

Menemukan Pasar Serikin, Kuching sangatlah mudah, menumpang kendaraan umum dari Bau hanya memakan waktu sekitar sejam. Anda disarankan untuk pergi ke sana ketika masih pagi, karena cuaca akan sangat panas jika terlalu siang Anda bertolak dari Bau.

Perjalanan ke pasar Serikin tidak akan senyaman perjalanan di dalam kota Bau, karena jalan luar kota ini bisa dikatakan kondisinya tidak begitu mulus dan banyak lubang. Kendaraan tidak dapat melaju kencang di jalan yang seperti ini.

Berada di Pasar Serikin, Kuching akan membuat keingian belanja Anda terpenuhi. Banyak barang yang dijajakan dapat Anda peroleh dengan harga lebih murah dibandingkan di tempat lain.

Sebagai contoh kain batik Serawak di Jalan India di bandar Kuching akan dijual dengan harga 55 ringgit, sedangkan di pasar ini kain batik dengan corak yang sama tetapi berasal dari Bandung dapat Anda beli seharga 45 ringgit.

Nah, itu dia aneka tempat wisata di Kuching, Negara Bagian Sarawak, Malaysia. Ternyata Kuching memiliki banyak pesona wisata yang dapat Anda jadikan dalam daftar liburan Anda selanjutnya ya. Semoga rekomendasi tempat wisata di Kuching ini dapat membantu sobat traveler dalam menyusun kegiatan liburan selama di Kota Kuching, Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>