Home » Wisata Asia » 10 Tempat Wisata Malam Di Jogja Yang Menarik Dan Romantis

10 Tempat Wisata Malam Di Jogja Yang Menarik Dan Romantis

Tempat Wisata Malam Di Jogja – Bagi Anda yang suka wisata malam di Jogja, catat baik-baik daftar tempat wisata malam di Jogja yang asyik dan menarik ini. Aneka tempat wisata malam Jogja dapat Anda pilih sesuai dengan selera Anda, baik untuk bersama keluarga, teman-teman, atau pun pasangan Anda.

Wisata Jogja tidak hanya asyik dikunjungi saat pagi atau siang hari. Ketika senja tenggelam, indahnya Jogja tak serta-merta ikut meredup. Semarak Kota Gudeg ini justru baru saja dimulai. Jadi, jangan dulu buru-buru pulang ke peraduan. Yuk, sambangi semaraknya 10 tempat wisata malam di Jogja yang menarik, asyik, seru, dan romantis.

Daftar Tempat Wisata Malam Di Jogja Yang Paling Menarik Dan Romantis

1. Bukit Bintang

Bukit-Bintang-Jogja

Bukit Bintang (Foto : sauus.com)

Jika Anda tertarik dengan pemandangan lampu kota Jogja di malam hari, ada tempat sempurna buat Anda singgahi. Terletak di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di Bukit Pathuk, Gunung Kidul, Anda bisa melihat panorama kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian 150 meter. Di tempat ini, berjajar sejumlah warung makan di tepi jurang yang menawarkan aneka makanan dengan harga ringan.

Sembari menikmati jagung bakar dan segelas minuman hangat, Anda akan dimanjakan oleh lampu kota Jogja yang berpendar dengan manisnya dari bawah sana.

Datanglah ke Bukit Bintang di awal senja, bawalah orang yang Anda cinta (baca : istri). Kemudian nikmati kerlap-kerlip lampu kota yang mulai menyala bersama. Bukit Bintang memang tempat wisata malam di Jogja yang romantis.

2. Ramayana Ballet (Sendratari Ramayana)

Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana

Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana (Foto : farmagazine.squarespace.com)

Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana adalah sebuah pagelaran seni drama dan tari yang mengangkat cerita Ramayana. Ramayana Ballet digelar setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu pada pukul 19.30 WIB – 21.30 WIB di kompleks Candi Prambanan, sebuah candi di Jogja yang paling cantik dan keren.

Di musim kemarau, pertunjukan digelar outdoor di Open Air Theatre dengan latar belakang Candi Prambanan. Sedangkan di musim hujan, pertunjukan digelar indoor di Tri Murti Theatre.

Sendratari ini mengisahkan tentang sepenggal kehidupan Rama dalam usahanya untuk menyelamatkan Shinta yang diculik oleh Rahwana. Jalan cerita yang panjang dan menegangkan itu dirangkum dalam empat lakon atau babak, antara lain: penculikan Shinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna dan Rahwana, dan pertemuan kembali Rama-Shinta.

Pas banget bila mengajak pasangan Anda untuk melihat sendratari ini. Cerita akan disuguhkan dalam rangakain gerak tari dan diiringi musik gamelan yang indah. Tidak ada dialog dari para penari, penuturnya adalah sinden yang menggambarkan jalan cerita lewat lagu-lagu dalam bahasa Jawa.

Tidak perlu khawatir kalau kamu tidak paham lagu-lagu yang dinyanyikan sinden karena disediakan leaflet. Leaflet ini berisi cerita Ramayana dalam berbagai bahasa yaitu, Indonesia, Inggris, Korea, Jepang, Jerman, Belanda, Spanyol dan Perancis sehingga penonton dapat memahami jalan cerita Ramayana.

3. Malioboro

Malioboro-Malam-Hari

Malioboro Saat Malam Hari (Foto : anekatempatwisata.com)

Belum ke Jogja namanya kalau belum ke Malioboro. Malioboro, ruas jalan paling legendaris di Yogyakarta ini ternyata tak cuma semarak dengan hiruk-pikuk interaksi antar manusia di siang hari.

Saat malam tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, Malioboro akan menunjukkan wajah cantiknya. Pemandangan ini nih salah satu alasan banyak orang yang susah move on dari Jogja.

Anda bisa menikmati asiknya sensasi berbelanja di malam hari. Jangan khawatir karena toko-toko bahkan penjual dipinggiran toko masih buka saat malam datang. Saat malam, akan ada banyak warung-warung makan lesehan apalagi di sebelah utara.

Warung-warung tersebut punya menu andalannya masing-masing seperti burung dara goreng, pecel lele hingga nasi gudeg. Sambil berbelanja atau makan Anda akan dihibur oleh segerombolan musisi jalanan dengan tembang-tembang lawas hingga modern. Taak heran jika Malioboro termasuk dalam daftar tempat wisata malam di Jogja yang menarik dikunjungi.

4. Kawasan Titik Nol Kilometer

Kawasan-Titik-Nol-Kilometer

Kawasan Titik Nol Kilometer (Foto : Hendra Wardhana, kompasiana.com)

Masih di sekitar kawasan Malioboro, satu lagi tempat wisata malam di Jogja yang pas banget buat nongkrong anak muda, yaitu Kawasan Titik Nol Kilometer. Jogja Nol Kilometer terletak di ujung jalan Maliboro, atau masyarakat setempat sering menyebutnya Prapatan Kantor Pos Gede atau Perempatan Kantor Pos Besar.

Area ini berada di pertemuan emapat jalan yaitu Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Senopati, Jalan Trikora, dan Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan. Dari nol kilometer Anda bisa melihat bangunan-bangunan tua yang besar peninggalan Belanda atau sering juga disebut loji.

Jogja Nol Kilometer menjadi salah satu tempat terkenal di Jogja yang wajib dikunjungi karena posisinya yang strategis. Setiap malam tempat ini selalu ramai, ada yang sekedar nongkrong hingga mengadakan event tertentu. Disana tersedia bangku-bangku taman yang nyaman, cocok untuk berduaan atau ramai-ramai bersama teman.

Berbagai pertunjukan sering diadakan di tempat ini, mulai dari pertunjukan seni tradisi seperti tari, perfomance art, konser musik, hingga pertunjukan yang bertaraf internasional. Benar-benar tempat wisata malam Jogja yang asyik dan menarik.

5. Sekaten Di Alun-alun Utara

Sekaten

Sekaten (Foto : yogyakarta.panduanwisata.id)

Dari titik Nol Kilometer, berjalanlah ke arah selatan dan temukan alun-alun utara Yogyakarta. Setiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun-alun utara menjadi salah satu pusat keriaan Jogja di malam hari. Di sinilah pasar malam Sekaten digelar setiap tahunnya.

Anda bisa menemukan aneka wahana permainan yang seru dan murah meriah, seperti kora-kora, bianglala, ombak banyu, sampai rumah hantu. Pas banget deh buat tempat wisata anak di Jogja. Tersedia pula aneka jajanan serta toko-toko yang menjual pakaian bekas.

Suasana makin riuh dengan diputarnya lagu-lagu dangdut di sejumlah wahana. Pas banget buat tempat wisata malam di Jogja bersama keluarga, teman, atau pun pasangan Anda.

6. Alun-alun Kidul atau Alkid

Alun-alun Kidul atau Alkid

Alun-alun Kidul atau Alkid (Foto : hotelasih.com)

Alun-alun kidul atau yang sering disebut “alkid” terkenal sebagai salah satu tempat wisata malam di Jogja yang ramai dikunjungi wisatawan apalagi malam minggu. Lokasinya masih di kompleks bangunan Keraton Yogyakarta, lebih tepatnya terletak di sebelah selatannya.

Di alun-alun kidul terdapat satu tradisi unik, namanya masangin. Masangin adalah berjalan melewati dua pohon beringin yang ada di tengah-tengah alun-alun dengan mata tertutup. Meskipun kelihatannya mudah, tapi banyak orang yang tidak bisa melewatinya.

Sambil bersantai menikmati langit malam jogja, Anda bisa menikmati minuman hangat seperti wedang ronde. Di tempat nongkrong Jogja ini, Anda akan banyak menemui penjual wedang ronde, roti bakar, jagung bakar dan aneka jajanan lain. Selain itu, di Alkid juga ada aktifitas favorit yaitu mengelilingi alkid dengan sepeda hias. Seru dan asyik bukan?

7. Tugu Jogja

Tugu-Jogja-Malam-Hari

Tugu Jogja Saat Malam Hari (Foto : photographygeer.blogspot.com)

Tugu jogja merupakan salah satu landmark kota ini. Bangunan ini berdiri jantung kota Jogja yaitu persis di tengah perempatan antara Jl. Mangkubumi, Jl. Jend. Sudirman, Jl. AM. Sangaji, dan Jl. Diponegoro.

Bangunan tugu sempat beberapa kali direnovasi. Bentuk bangunannya adalah persegi dengan puncak ketucut dan runcing. Bagi Anda yang sedang mencari tempat menarik yang dekat dengan Malioboro bisa mengunjungi Tugu Jogja.

Belum lengkap rasanya kalau ke Jogja tapi belum foto di Tugu Jogja. Biasanya saat malam akan banyak pengunjung yang berfoto-foto. Pemandangan tugu saat malam memang punya daya tarik tersendiri makanya wajar jika Tugu Jogja menjadi salah satu tempat wisata malam di Jogja untuk berfoto-foto.

8. Taman Pelangi

Taman-Pelangi-Monjali

Taman Pelangi Monjali (Foto : Khawa Uswatun Khasanah, kompasiana.com)

Lampion tidak hanya ada saat perayaan imlek saja. Di Monumen Jogja Kembali (Monjali) Anda bisa menikmati gemerlap berbagai jenis lampion. Ada ratusan lampion dengan bentuk yang beraneka ragam. Di halaman museum keren di Jogja ini memang sekarang dibuat Taman Pelangi yang menarik untuk dikunjungi.

Di pintu masuk sebelah timur, pengunjung akan disambut dengan lampion besar seperti gerbang berwarna pelangi. Ada juga lampion berbentuk Tugu Jogja, kereta kuda, tokoh kartun, aneka benda antik, binatang bawah laut, aneka bunga, binatang darat, tokoh pewayangan dan replika keajaiban dunia.

Disana, disajikan juga 10 wahana permainan, seperti Bom Bom Car, Euro Bungee, Trampolin, ATV, Battery Car, Junior Jet, Becak Mini, Fun Bike, Helicak, Bumper Boat, Perahu Dayung, Bola Air, Studio 4 Dimensi, Biliar, Rumah Balon, Safari Train dan Bazar Game.

Bagi pengunjung yang datang hanya untuk melihat lihat, Taman lampionj juga menyediakan permainan gratis. Permainan gratis itu antaralain Catur, Monopoli Dunia, Dakon, Halma, Uno, Scrable dan Karambol. Taman Pelangi nampaknya bisa menjadi salah satu alternatif tempat wisata malam di Jogja yang cocok buat keluarga dan anak-anak.

9. Sindu Kusuma Edupark

Sindu Kusuma Edupark Saat Malam Hari

Sindu Kusuma Edupark Saat Malam Hari (Foto : arifahwulansari.com)

Sebuah ferris wheel dengan lampu berwarna-warni di Sindu Kusuma Edupark semakin menambah semarak Jogja di malam hari. Sindu Kusuma Edupark atau SKE adalah tempat rekreasi baru di Yogyakarta. Wahana utamanya adalah ferris wheel alias kincir ria setinggi 48 meter.

Dari puncak bianglala ini, Anda bisa menikmati suasana lampu kota Jogja bersama orang yang Anda kasihi. Tempat wisata malam di Jogja ini cuma buka sampai jam 9 malam, jadi jangan sampai kemalaman.

10. Menikmati Kopi Joss ala Angkringan Lek Man

Kopi-Joss

Kopi Joss (Foto : travelmatekamu.com)

Menikmati malam di jogja rasanya kurang lengkap kalau belum mampir ke Angkringan Lek Man. Angkringan yang terletak di utara stasiun tugu ini selain menyajikan kuliner khas Jogja seperti nasi kucing ( Nasi putih polos atau yang sudah diberi sedikit oseng tempe, oseng teri, atau sambel serta dibungkus dengan daun pisang , juga menyediakan minuman andalannya yaitu kopi jos (kopi yang ditambahkan dengan arang).

Disini Anda bisa bersenda gurah atau ngobrol bareng temen atau keluarga sambil menikmati ramainya lalu lintas di sekitar. Tikar-tikar sederhana menjadi alas duduk ketika ngobrol ngalor-ngidul sembari menyeruput kopi yang masih beruap. Seru deh pokoknya.

Coba deh, rasakan sendiri sensasi wisata malam Jogja yang asik, seru, dan menarik. Nah, bagi Anda yang punya info tentang tempat wisata malam di Jogja yang menarik dan romantis lainnya dapat berbagi (share) melalui kolom komentar, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>